Renungan Harian Keluarga

Mengasihi Musuh

Ayat 31 menyatakan Hukum Emas (Golden Rule): "Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." Ini adalah prinsip universal untuk interaksi sosial, tetapi Yesus menggunakannya sebagai landasan untuk melangkah lebih jauh lagi melampaui interaksi yang mudah, menuju interaksi yang sulit dengan musuh. Kita ingin diperlakukan dengan baik bahkan ketika kita salah, jadi kita harus memperlakukan musuh kita dengan baik. Ayat 32 menyoroti tantangan utama: Orang percaya dipanggil untuk hidup berbeda dari "orang-orang berdosa". Jika kasih kita hanya terbatas pada lingkaran sosial yang aman dan saling menguntungkan, kita tidak menunjukkan nilai tambah dari Injil Kristus. Kita dipilih untuk menunjukkan kasih yang tidak termotivasi oleh potensi keuntungan atau balasan. Kasih kepada musuh adalah kasih yang murni karena tidak mengharapkan imbalan duniawi. Sebagai orang percaya yang dipilih, kita adalah duta besar kerajaan Allah. Kita mengasihi musuh bukan karena musuh itu layak dikasihi, tetapi karena Allah yang kita layani itu mengasihi mereka, dan kita mencerminkan karakter-Nya. Orang percaya dipilih untuk mengasihi musuh bukan karena kita lebih kuat atau lebih baik dari orang lain, tetapi karena kita telah menerima kasih karunia Allah yang tidak layak kita terima.



Tuhan, bantu kami untuk selalu hidup berbeda dengan dunia. Amin.