Mengarahkan Mata Kepada Tuhan Karena Ia Lebih Berharga daripada Hidup
Ketika Daud menulis mazmur ini, ia berada dalam keadaan terancam dan tersisih. Namun ia tidak terjebak dalam ketakutan, melainkan mengarahkan pandangannya kepada Allah. Ia menyadari bahwa hidup dapat membawa banyak hal yang tidak pasti, tetapi Allah tetap menjadi satu-satunya yang pasti. Ketika kita mengarahkan mata kepada Tuhan, kita sedang menempatkan kembali dasar hidup kita pada yang tak tergoyahkan. Pernyataan bahwa kasih Tuhan lebih baik daripada hidup adalah deklarasi iman yang mendalam. Hidup tanpa Tuhan dapat saja penuh keberhasilan lahiriah, tetapi miskin jiwa. Sebaliknya, hidup bersama Tuhan, sekalipun dalam keterbatasan, membawa kedalaman dan makna yang sejati. Mengarahkan mata kepada Tuhan adalah keputusan harian: memilih untuk percaya, berharap, dan bersandar kepada-Nya dalam segala situasi.
Tuhan, kami mengarahkan mata kepada-Mu, karena Engkau lebih berharga daripada hidup, Amin.


