Tangan Tuhan Turut Bekerja
Seorang guru di desa terpencil tetap mengajar dengan setia meski fasilitas terbatas. Ia percaya usahanya akan berdampak bagi masa depan. Bertahun-tahun kemudian, murid-muridnya menjadi orang-orang yang membawa perubahan bagi masyarakat. Dalam Ezra 7:27–28a, Ezra memulai dengan pujian kepada Tuhan yang telah menggerakkan hati raja untuk mendukung umat Israel. Ia menyadari bahwa semua itu bukan kebetulan, melainkan karya Tuhan yang berdaulat atas hati manusia dan perjalanan sebuah bangsa. Kesadaran ini memberi Ezra keberanian. Ia percaya tangan Tuhan menyertainya, sehingga ia bertindak mengumpulkan para pemimpin dan membangun kembali kehidupan umat. Iman yang sejati tidak berhenti pada rasa syukur, tetapi mendorong tindakan nyata demi kesejahteraan bersama. Sebagai gereja masa kini, kita dipanggil untuk tekun mengusahakan kesejahteraan bangsa. Tuhan dapat memakai setiap peran kecil kita melalui doa, pelayanan, dan hidup yang benar untuk membawa perubahan. Ketekunan dan kesetiaan kita hari ini bisa menjadi berkat besar di masa depan.
Doa: Tuhan, jadikan kami alat-Mu untuk membawa kesejahteraan bagi bangsa kami. Amin.


