Memandang Tuhan dan Diselamatkan
Tuhan mengundang semua bangsa untuk memandang kepada-Nya dan menerima keselamatan. Ini adalah panggilan yang universal, melampaui suku, bangsa, dan identitas apa pun. Memandang kepada Tuhan adalah tindakan iman: mengakui bahwa kita tidak dapat menyelamatkan diri dengan usaha atau moralitas kita sendiri. Bukan juga berasal dari kekayaan, kekuasaan atau kemampuan manusia. Keselamatan adalah anugerah yang diberikan kepada mereka yang datang dengan hati yang terbuka. Di hadapan Tuhan, setiap lutut bersujud dan lidah mengaku, bukan karena paksaan, tetapi karena pengenalan mendalam akan kemuliaan-Nya. Ketika seseorang sungguh-sungguh memandang kepada Tuhan, ia melihat kebenaran yang membebaskan dan kasih yang menyelamatkan. Menyerahkan hidup kepada Tuhan bukan kehilangan kebebasan, melainkan menemukan kebebasan yang sejati untuk dipakai sebagai alat-Nya yang berguna.
Kami datang Bersujud dan memandangMu Tuhan, selamatkanlah kami! Amin.


