Tuhan Jauhkan Mata dari Dosa Dunia
Di zaman sekarang kita mudah melihat berbagai hal yang menarik bukan saja di lingkungan sekitar, tetapi juga lebih luas melalui media sosial yang mudah diakses. Tanpa disadari apa yang kita lihat dapat memicu rasa iri, ketidakpuasan, bahkan keinginan akan hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam bacaan kita, Pemazmur tidak saja menyadari hal itu, tetapi ia juga berdoa agar Tuhan memalingkan matanya dari hal-hal yang sia-sia. Ini menunjukkan bahwa menjaga pandangan bukan sekadar usaha manusia, melainkan membutuhkan pertolongan Tuhan. Tanpa doa kita mudah jatuh; tetapi dengan doa, Tuhan menolong kita mengarahkan pandangan kepada kebenaran hidup. Hari ini kita diajak bukan saja menjadi bijak dalam melihat, tetapi juga setia berdoa, meminta Tuhan menjaga mata dan hati kita setiap hari agar kita tidak memandang hal-hal keliru dan jahat. Saat kita mengandalkan Tuhan, Ia sanggup menuntun pandangan mata kita agar tetap berjalan di jalan-jalan-Nya.
Doa: Tuhan, arahkan mataku pada jalan-Mu. Amin.


