Mendengar Sebelum Memberi Jawaban
Pengamsal memberi nasehat dengan selalu membandingkan antara mereka yang bijak dan mereka yang bodoh. Salah satunya melalui firman Tuhan di hari ini yang menegaskan tentang mereka yang bijak adalah mereka yang akan mendengar dahulu baru memberikan jawaban. Sedangkan mereka yang bodoh akan langsung menjawab tanpa berkesempatan untuk mendengar. Memberikan jawaban tanpa mendengarkan, memperlihatkan bahwa kita kurang bijaksana. Hal ini ibarat kita mau memperbaiki sesuatu namun kita tidak tahu apa yang rusak. Tindakan tersebut oleh pengamsal disebutkan mempertontonkan kebodohan dan mempermalukan diri sendiri. Pengamsal menasehati agar hendaknya kita menjadi pendengar yang baik sebelum menjadi pembicara yang baik. Sebelum kita memberikan jalan keluar berupa tanggapan, saran atau solusi, kita telah mendengar dengan sungguh-sungguh dan memahami duduk masalah atau persoalannya sehingga kita dapat memberikan saran dan solusi dengan baik. Seperti slogan Kantor Penggadaian “menyelesaikan masalah tanpa masalah” dan bukan menyelesaikan masalah tambah masalah. Hal menyelesaikan masalah dapat kita lakukan, asal mau mendengar dan memohon hikmat dari Tuhan.
Ya Tuhan, ajar kami untuk selalu mendengar lebih dulu sebelum menjawab. Amin.


