Metode mengajar merupakan suatu cara yang digunakan oleh Pengasuh Sekolah Minggu dan Pekabaran Injil (SMTPI) dalam mengajar, membimbing, menasehati serta mengarahkan anak sekolah minggu dalam memahami Firman atau karya - karya Tuhan dengan berbasis Information Technology (IT). Namun kenyataannya tidak semua Pengasuh SMTPI memanfaatkan IT dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, walaupun mereka telah memahami hal tersebut bahwa IT sangat menunjang atau membantu tingkat penguasaan anak terhadap materi pelajaran sebagai alat untuk mencapai tujuan belajar mengajar.
Untuk meningkatkan ketrampilan Pengasuh dalam mengajar, maka Jemaat GPM Amahusu melalui Komisi Anak dan Remaja menggelar Workshop Pembuatan Bahan Ajar Sekolah Minggu Berbasis IT yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025 yang bertempat di Gedung Gereja Imanuel Amahusu. Kegiatan Workshop ini diikuti oleh perwakilan pengasuh jenjang Tanggung dan Remaja dari 9 (Sembilan) Sektor di Jemaat Amahusu.
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Amahusu Pdt.Nn. Linda Sahetapy. Dalam sambutannya Pdt.Nn.Linda Sahetapy mengajak para pengasuh untuk serius mengikuti workshop ini untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam menyajikan materi yang kreatif, inovatif, dan menarik berbasis IT, sehingga anak sekolah minggu mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif dan sesuai dengan perkembangan jaman.
Kegiatan Workshop ini menghadirkan Pdt. Maryo Indra Manjaruni, S.Si, M.Cs sebagai narasumber. Workshop ini terbagi dalam 5 (lima) sesi yaitu, sesi Urgensi Digitalisasi Bahan Ajar Sekolah Minggu, Pembuatan Bahan Ajar Interaktif dengan PowerPoint, Mendesain Media Visual Menggunakan Canva, Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan CapCut dan Praktek Pembuatan Bahan Ajar Digital.
Dengan Workshop ini diharapkan para pengasuh dapat meningkatkan kemampuan, kualitas dan ketrampilan dengan mempergunakan bahan ajar berbasis IT untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi anak – anak SMTPI di Jemaat GPM Amahusu.






